aku bukan
aku diakali
sehari dalam
hari
di kamar ini
seperti berlayar di laut mati.
maka, aku melangkah
meninggalkan buku yang belum tuntas dibaca,
wajah dalam cermin, asbak dan suara cicak,
menjumpai jalan telah bersalin menjadi malam.
aku melangkah dengan sepatu tua
melewati pohon pohon lampu.
mereka dalam rumah dengan jendela
dan pintu tertutup.
aku tak suka pada mereka
yang bersembunyi dari malam
dan jalan.
seekor kucing melompat
dari tong sampah
menjangkau bulan.
o, di mana kau putri
kerajaan langitku
yang hanya sekali kucumbu
di suatu siang yang lengang
dalam kebun pisang.
aku tersesat dalam sepi
yang berliku-liku
antara trotoar jalan
dan bintang-bintang.
aku ingin membuat menara lonceng
di sebuah bintang
memanggilmu datang di suatu petang.
tapi langit jauh dan angkuh.
tak ada tangga menuju ke sana
selain mimpi
dan doa doa.
aku pukul tanganku
sekuat-kuatnya pada tiang listrik.
dan suara itu akan jadi lonceng yang lain
digiring angin untukmu!
meninggalkan aku dalam rasa sakit
yang hanya aku seorang tahu.
aku seorang.