Sakit
beberapa hari saya diamuk demam sungguhan. dalam deman itu, saya seperti berada di negeri asing. tak ada yang mengenal saya, pun saya seperti tak mengenal siapa-siapa.
saya terbaring di atas kasur. saya menatap langit-langit kamar. langit-langit kamar menatap saya. saya tidak tahu siapa sebenarnya yang menatap.
ada suara berkejaran di loteng. saya bermain-main dengan suara di loteng itu. rasanya? hanya saya seorang yang tahu.
saya seorang :)
5 September 2007
21 Agustus 2007
Poem
8 Agustus 2007
solilokui
saya berlari karena saya ingin berlari
begitulah, agaknya, ucapan forest gump dalam film jadul yang dibintangi oleh tom hunk, tapi cukup lama berumah dalam ingatan saya dan saya bukan satpol pp yang gemar mengobrak-abrik, apalagi bagi memori yang mengambil tempat dengan intimnya.
adakah alasan yang lebih kuat selain alasan itu sendiri?
aku tak mencintaimu seolah-olah kau adalah serbuk mawar atau batu topaz atau panah anyelir yang menyalakan api
(pablo neruda)
begitulah, agaknya, ucapan forest gump dalam film jadul yang dibintangi oleh tom hunk, tapi cukup lama berumah dalam ingatan saya dan saya bukan satpol pp yang gemar mengobrak-abrik, apalagi bagi memori yang mengambil tempat dengan intimnya.
adakah alasan yang lebih kuat selain alasan itu sendiri?
aku tak mencintaimu seolah-olah kau adalah serbuk mawar atau batu topaz atau panah anyelir yang menyalakan api
(pablo neruda)
5 Agustus 2007
poem
poem

Penyeberangan
meninggalkan pulau menjemput pulau
di buritan bersama angin yang lain
tanpa kawan obrolan dan bulan
nafas laut yang tua naik turun
separuh getir, dan keheningan malam?
mengental suara lunas kapal
membentur punggung laut.
ada kelip lampu mercusuar di kejauhan
seperti mata perempuan tak dikenal
menangkap mataku di senja merah penghabisan.
pelabuhan masih jauh tapi sebentar lagi
hari akan benderang. sebentar lagi
angin malam bersalin ke dalam siang.
Langganan:
Postingan (Atom)
